Dijalan Dakwah Aku Menikah

Kategoriseri tarbiyah
Stok Ready
Di lihat2110 kali
Berat(/pcs)0.5 Kg
Harga Rp 33.000 37.900
Anda Hemat Rp 4.900 (12.93%)

Detail Produk Dijalan Dakwah Aku Menikah

Di jalan Dakwah Aku Menikah, Buku Islami, buku islam, menikah dijalan dakwah, aturan pernikahan, menikah, pernikahan islami, cahyadi takariawan, era intermedia

Di Jalan Dakwah Aku Menikah

Cahyadi Takariawan

Buku Islami

Menikah atau pernikahan adalah peristiwa fitrah, fiqhiyah, dakwah, tarbiyah (pendidikan), sosial dan budaya. Disebut Peristiwa fitrah, sebab pernikahan adalah salah satu sebuah sarana dalam mengekspresikan sifat-sifat dasar kemanusiaan. Adapun fitrah setiap manusia adalah mempunyai punya kecenderungan terhadap lawan jenis. Allah Ta’ala telah mengaruniai rasa keindahan tersebut dalam hati setiap laki-laki dan perempuan, tanpa terkecuali.

Disebut Peristiwa fiqhiyah makna nya pernikahan memiliki sejumlah aturan fikih yang jelas. Agama Islam adalah satu-satunya agama di dunia ini yang memiliki aturan-aturan yang detail dan sangat jelas tentang berumah Tangga (Keluarga).  sejak dari proses pembentukannya, hingga setelah terbentuknya keluarga sampai jalan keluar dari permasalahannya. Bukan hanya pernikahannya yang diatur tetapi perceraian juga mendapatkan aturan yang rinci dan jelas. maka beruntunglah kita sebagai seorang muslim.

Disebut Persitiwa dakwah maknanya adalah dengan sebuah pernikahan telah membuat pengkabaran tentang jati diri Islam kepada masyarakat.  Sejak dari proses pemilihan jodoh, sampai kepada akad nikah, walimah dan akhirnya kehidupan keseharian dalam keluarga. Aplikasi nilai-nilai Islam dalam prosesi pernikahan ini telah memberikan sentuhan dakwah secara langsung kepada masyarakat secara luas dan memiliki efek yang luar biasa dalam tatanan masyarakat.

Pernikahan juga disebut peristiwa tarbiyah, bahwa dengan melaksanakan pernikahan akan menguatkan sisi-sisi kebaikan personal baik laki-laki maupun perempuan yang bertemu di pelaminan tersebut.  Proses tarbiyah Islamiyah (permbinaan Islami) pada kedua mempelai akan lebih bisa ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya setelah menikah. (Buktikan saja).

Pernikahan pun adalah sebuah peristiwa sosial yang artinya dengan pernikahan menghubungkan 2 keluarga besar dari pihak laki-laki dan perempuan. Semula mereka adalah pihak yang asing, belum saling mengenal antar mereka, bahkan mungkin terpisahkan oleh jarak yang jauh. Dengan pernikahan tersebut, bukan saja bermakna mempertemukan dua orang antar lelaki dan perempuan– dalam pelaminan, akan tetapi telah mempertemukan dua keluarga besar dalam ikatan persaudaraan dan kekeluargaan.

Nikah juga bisa disebut peristiwa budaya, artinya dengan pernikahan terbaurkanlah dua latar budaya yang memungkinkan beda antar satu dengan yang lain. Pernikahan telah mempertemukan dua kebudayaan yang tidak mesti sama. Dua tradisi dan dua adat yang berbeda. Dengan pernikahan terbentuklah sebuah peradaban! ya, Sebuah Peradaban.

Dengan demikian proses pernikahan berarti mempertemukan banyak kepentingan, dan bukan mempertentangkan kepentingan-kepentingan tersebut.  Jika menggunakan pendekatan mempertentangkan kepentingan, akan semakin banyak kepentingan yang tidak terdapatkan, sebaliknya jika mencoba mempertemukan kepentingan semaksimal mungkin kepentingan bisa terakomodir.

Menikah di Jalan Dakwah

Sebuah Pernikahan akan bernilai dakwah apabila dilaksanakan sesuai dengan tuntunan Islam di satu sisi, dan menimbang berbagai kemaslahatan dakwah dalam setiap langkahnya, pada sisi yang lain. Islam mengatur segala hal yang berkaitan dengan pernikahan. Dalam hal memilih jodoh, dipikirkan kriteria pasangan hidup yang bernilai optimal bagi dakwah. Dalam menentukan siapa calon jodoh tersebut, dipertimbangkan pula kemaslahatan secara lebih luas. Selain kriteria umum sebagaimana tuntunan fikih Islam, pertimbangan lainnya adalah : apakah pemilihan jodoh ini memiliki implikasi kemaslahatan yang optimal bagi dakwah, ataukah sekedar mendapatkan kemaslahatan bagi dirinya sendiri?

Menentukan pilihan pasangan hidup bukan peristiwa yang dampaknya hanya sesaat, melainkan memiliki dampak luas dan panjang sampai seumur-umur hidup, bahkan sampai urusan akhirat kita. Oleh karena itu amat disayangkan apabila memilih calon suami atau isteri hanya semata-mata berlandaskan selera dan kesenangan pribadi, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek lain yang lebih luas kemanfaatan dan jangkauannya. Bisa jadi ada pertimbangan tertentu yang anda tidak mengetahui sebelumnya, dan baru diketahui setelah anda bermusyawarah dengan orang-orang shalih di sekitar anda.

Bisa jadi semula wawasan pemikiran anda tidak terlalu luas dalam memilih calon pasangan hidup, maka dengan melakukan musyawarah dengan orang-orang yang amanah dan bisa dipercaya, anda akan mendapatkan keluasan pemikiran dan pandangan. Bahkan mungkin anda merasa diri telah menemukan pilihan yang paling tepat menurut ukuran anda, akan tetapi ternyata setelah anda musyawarahkan ternyata ada hal-hal yang menjadi catatan dan ketidaktepatan pilihan.

Menentukan pilihan suami atau isteri harus dilakukan dengan sepenuh kesadaran dan penerimaan utuh, tanpa keterpaksaan. Sebab pernikahan harus diniatkan untuk selamanya, tak boleh untuk jangka waktu sementara, dengan niatan menceraikan kalau ternyata dianggap tidak cocok. Menerima calon suami atau calon isteri dengan sepenuh hati adalah hak penuh masing-masing pihak. Tak ada seorangpun yang berhak memaksakan terjadinya pernikahan pada diri seseorang. Laki-laki dan perempuan berada dalam posisi merdeka pada konteks penentuan jodoh.

Syariat Islam Berorientasi Pada Kemudahan

Jika ditinjau dari seluruh sisinya, syari’at Islam berprinsip menghilangkan kesulitan dengan mengambil kemudahan dalam setiap pilihan. Allah Ta’ala telah berfirman:

Allah menghendaki kemudahan bagimu dan Dia tidak menghendaki kesulitan bagi kamu” (Al Baqarah: 185).

Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan” (Al Haj: 78).

Nabi saw memberikan ketetapan yang amat kuat dalam melihat kebaikan agama, sebagaimana tercermin dalam sabda beliau :

“Sebaik-baik (urusan) agamamu ialah yang termudah(HR Thabrani).

“Sesungguhnya agama itu mudah, dan tiada seseorang yang mencoba mempersukar dalam agama, melainkan ia akan kalah. Oleh karena itu tepatlah, dekat-dekatlah dan bukalah harapan, pergunakanlah waktu pagi dan sore dan sedikit di waktu malam” (HR Bukhari).

Diriwayatkan pula dari Ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah saw telah bersabda dengan mengulang hingga tiga kali kalimat ini:

“Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan dalam agama” HR Muslim).

Sangat terasa orientasi Islam yang menghendaki kemudahan dalam berbagai urusan. Bahkan tatkala beliau saw dihadapkan pada pilihan-pilihan, maka amat tegas apa yang beliau tunjukkan kepada kita lewat perkataan A’isyah ra berikut:

“Tidaklah Rasulullah saw dihadapkan pada pilihan antara dua hal, kecuali beliau mengambil yang lebih mudah, asalkan bukan dosa” (HR Bukhari dan Muslim).

Kita coba melihat betapa Islam menghendaki kemudahan dalam proses pernikahan. Proses pemilihan jodoh dibuat sedemikian rupa oleh Islam sehingga memudahkan bagi laki-laki maupun perempuan untuk melakukannya. Mereka boleh memilih sendiri calon pasangan hidupnya, atau dicarikan orang tua, kerabat, dan orang-orang shalih, atau dicarikan oleh pemimpin. Wanita boleh memilih laki-laki untuk menjadi calon suami, demikian pula laki-laki boleh memilih perempuan untuk menjadi calon isterinya.

Dalam peminangan, boleh dilakukan sendiri oleh pihak laki-laki, boleh pula mewakilkan kepada orang yang dipercaya. Wanita juga boleh meminang laki-laki untuk dirinya sendiri, atau untuk wanita lainnya. Untuk janda bahkan boleh dilakukan hanya dengan sindiran, dan boleh dipinang langsung kepada diri si janda.

Dalam urusan mahar, Islam tidak mempersulitnya. Bagi yang memiliki harta banyak, ia boleh memberikan mahar sesuai kesanggupannya, akan tetapi Islam menghendaki kemudahan di dalam pemberian mahar:

“Sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah” (HR Al Hakim).

Dalam melaksanakan akad nikah, tidak dituntut hal-hal yang merepotkan. Tidak dituntut kemewahan atau keramaian tertentu. Keberadaan wali dari pihak perempuan dan dua orang saksi telah memenuhi persyaratan dilaksanakannya pernikahan:

“Tidak ada nikah kecuali dengan (dihadiri) wali dan dua orang saksi yang adil” (HR Baihaqi).

Dalam melaksanakan walimah, tidak mesti dengan upacara dan resepsi yang besar dan mewah. Seandainya hanya memiliki seekor kambing, cukuplah itu untuk melaksanakan walimah:

“Adakanlah walimah, meskipun hanya dengan (menyembelih) seekor kambing” (HR Bukhari dan Muslim).

Bahkan seandainya tidak memiliki seekor kambing, walimah tetap diadakan dengan hidangan apapun yang dimiliki, seperti ketika Nabi saw melaksanakan walimah dalam pernikahan beliau dengan Shafiyah. Oleh karena itulah dalam masalah pernikahan ini, A’isyah menjelaskan:

“Sesungguhnya di antara keberkahan wanita ialah kemudahan peminangannya dan kemudahan maharnya” (riwayat Ahmad).

Uqbah bin Amir ra menyebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Sebaik-baik pernikahan adalah yang paling mudah” (HR Abu Dawud).

Dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh Islam ini, diharapkan setiap orang bisa melaksanakan syari’at dalam pernikahan tanpa ada kesulitan. Tidaklah Islam datang membawa misi untuk memberatkan manusia, atau membuat kesulitan-kesulitan. Yang diinginkan hanyalah perbaikan di seluruh sisi kehidupan, yang dengan aturan ini kebaikan hidup akan terjaga.

Orang tua tidak boleh mempersulit anak laki-laki maupun perempuan untuk melaksanakan pernikahan Islami. Negara tidak diperkenankan membuat aturan yang menyulitkan terjadinya pernikahan. Organisasi atau jama’ah tidak diberi hak untuk membuat aturan-aturan yang merepotkan dan menyulitkan para anggota dalam melaksanakan pernikahan syar’i.  Yang harus mereka lakukan adalah memberikan vasilitas kemudahan dalam mengururs pernikahan.

Hal inilah yang sesuai dengan ketentuan syari’at Islam. Mempersulit urusan, termasuk pernikahan, bukanlah watak dasar syari’at Islam. Wallahu a’lam.

Sumber : ust Cahyadi Takariawan

Sudah ditambah-tambah isinya oleh admin Buku-Islami

 

untuk pemesanan Hubungi 081314658527



NB :
- Untuk Pemesanan Hubungi Hp. 081314658527
- Mau Dapat Info Produk Terbaru Kami Via E-mail & Diskon Tambahan

Masukan E-mail Anda Disini:

Delivered by FeedBurner

Incoming search terms:

  • dijalan dakwah aku menikah ebook download
  • buahdelima
  • di jalan dakwah aku menikah download
  • doa islami
  • Dijalan dakwah aku menikah cahyadi takariawan
  • ebook ust cahyadi takariawan
  • dijalan dakwah aku menikah pdf
  • dijalan dakwah aku menikah download
  • buku dijalan dakwah aku menikah
  • dijalan dakwah aku menikah pdf download

Produk lain seri tarbiyah

Rp 37.800 42.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangFiqh Perbedaan Pendapat Antara sesama Muslim
Harga Rp 37.800 42.000
Anda HematRp 4.200 (10.00%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 29.700 33.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangApa Bentuk Komitmen Saya kepada Islam
Harga Rp 29.700 33.000
Anda HematRp 3.300 (10.00%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 65.000 73.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCeramah Ceramah Jum’at Hasan Al-Banna
Harga Rp 65.000 73.000
Anda HematRp 8.000 (10.96%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 54.000 60.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang20 sirah shahabyah yang dijamin masuk surga
Harga Rp 54.000 60.000
Anda HematRp 6.000 (10.00%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 180.000 205.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangManhaj Haraki
Harga Rp 180.000 205.000
Anda HematRp 25.000 (12.20%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 175.000 195.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMensucikan Jiwa
Harga Rp 175.000 195.000
Anda HematRp 20.000 (10.26%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 49.500 55.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangManhaj Tarbiyah
Harga Rp 49.500 55.000
Anda HematRp 5.500 (10.00%)
Lihat Detail
Stok : Ready
Rp 67.000 73.000
Order Sekarang » SMS : 081314658527
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMenuju Jama’atul Muslimin
Harga Rp 67.000 73.000
Anda HematRp 6.000 (8.22%)
Lihat Detail
Stok : Ready

Statistik

Flag Counter

Cek resi

Follow Us

Pengiriman

Our Visitors